
Jember Semangat ukhuwah dan penguatan manajemen masjid terasa
hangat dalam kegiatan Silaturahim Takmir dan Remaja Masjid se-Kabupaten Jember
yang diselenggarakan pada Ahad, 15 Februari 2026, bertempat di Masjid Al Baitul
Amien.
Kegiatan ini dihadiri oleh para takmir dan pengurus remaja masjid
dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember. Forum ini menjadi ruang strategis
untuk berbagi gagasan, memperkuat sinergi, sekaligus menyamakan visi dalam
memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat.
Dari Masjid Al-Ikhlas Perumahan Kebonsari Indah RW 35, hadir
mewakili Bapak Arief Prasetyo selaku Sekretaris I Masjid Al-Ikhlas. Kehadiran
beliau menjadi wujud komitmen Masjid Al-Ikhlas dalam membangun kolaborasi dan
meningkatkan kapasitas pengelolaan masjid secara berkelanjutan.
Fokus pada Regenerasi dan Tata Kelola
Dalam kegiatan tersebut, disampaikan tiga materi utama yang dinilai sangat relevan dan strategis, yakni:
1. Regenerasi Tamir & Keterlibatan Remaja Masjid
Materi ini menekankan pentingnya kaderisasi dalam kepengurusan masjid agar
estafet kepemimpinan berjalan secara terarah dan berkesinambungan. Keterlibatan
remaja masjid dipandang sebagai pilar penting dalam menghadirkan energi,
kreativitas, serta inovasi program dakwah yang adaptif terhadap perkembangan
zaman.
2.
Tata Kelola Aset Wakaf Masjid yang Aman & Sah
Pembahasan ini menyoroti pentingnya legalitas dan administrasi aset wakaf yang
tertib serta transparan. Penguatan pemahaman mengenai aspek hukum dan
dokumentasi wakaf menjadi langkah preventif dalam menjaga keamanan aset masjid
serta menghindari potensi sengketa di masa mendatang.
3.
Pelatihan Ubudiyah Ramadhan & Zakat
Menjelang bulan suci Ramadhan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai tata
cara ibadah yang sesuai tuntunan syariat, optimalisasi program Ramadhan, serta
pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel. Harapannya, masjid mampu
memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah selama Ramadhan.
Menguatkan Peran Masjid sebagai Pusat Pembinaan Umat
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi forum pertemuan, melainkan juga
momentum refleksi dan penguatan peran masjid sebagai pusat peradaban umat.
Dengan manajemen yang baik, regenerasi yang terencana, serta kolaborasi antar
masjid, diharapkan terbangun ekosistem masjid yang kokoh, modern, dan tetap
berpegang pada nilai-nilai syariat.
Silaturahim ini menjadi langkah nyata dalam membangun masjid yang
tidak hanya makmur secara fisik, tetapi juga hidup secara spiritual, edukatif,
dan sosial di tengah masyarakat Kabupaten Jember.